Rabu, 17 Oktober 2012

DEXAMETHASON INJEKSI INF


GOLONGAN : K

KANDUNGAN :
Tiap tablet mengandung Deksametason 0,5 mg.

CARA KERJA :
Deksametason adalah glukokortikoid sintetik dengan aktivitas imunosupresan dan anti-inflamasi. Sebagai imunosupresan Deksametason bekerja dengan menurunkan respon imun tubuh terhadap stimulasi rangsang. Aktivitas anti-inflamasi Deksametason dengan jalan menekan atau mencegah respon jaringan terhadap proses inflamasi dan menghambat akumulasi sel yang mengalami inflamasi, termasuk makrofag dan leukosit pada tempat inflamasi.

INDIKASI :
Deksametason digunakan sebagai imunosupresan/antialergi, anti-inflamasi pada keadaan-keadaan yang memerlukan terapi dengan glukokortikoid : Reaksi alergi, seperti asma bronkial, dermatitis atopik, alergi obat, rinitis alergi.
Gangguan kolagen, seperti reumatik, karditis akut, lupus eritematosus sistemik.
Reumatik, seperti rematoid arthritis, ankilosing spondilitis, arthritis gout akut. Gangguan dermatologik, seperti eksim, neurodermatitis, pemfigus.
Alergi dan inflamasi akut dan kronik pada mata, seperti konjungtivitis, keratitis, neuritis optik.
Gangguan pernafasan, seperti gejala-gejala sarkoidosis, pneumonitis. Gangguan hematologik, seperti trombositopenia, eritoblastopenia.
Gangguan neoplastik, seperti leukemia, limfoma.
Gangguan gastrointestinal, seperti kolitis, enteritis.
Edema serebral.

DOSIS:
* Dosis dewasa :
  - Dosis awal bervariasi : 0,75 – 9 mg sehari tergantung pada berat ringannya penyakit.
  - Pada penyakit yang ringan : dosis dibawah 0,75 mg sehari.
  - Pada penyakit yang berat : dosis diatas 9 mg sehari.

* Dosis anak-anak :
  - = 1 tahun : 0,1 – 0,25 mg
  - 1 – 5 tahun : 0,25 – 1 mg
  - 6 – 12 tahun : 0,25 – 2 mg


EFEK SAMPING :
- Efek samping terapi jangka pendek hampir tidak ada.
- Penggunaan Deksametason jangka panjang dapat mengakibatkan kelemahan otot, mudah terkena infeksi, gangguan keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit, kelainan mata, gangguan sistem endokrin, gangguan saluran pencernaan, sakit kepala atau atropi kulit.


KONTRA INDIKASI :
Penderita yang hipersensitif terhadap Deksametason dan penderita infeksi jamur sistemik.

INTERAKSI OBAT :
- Obat penginduksi enzim mikrosomal hati, seperti rifampisin, fenitoin, fenobarbital, meningkatkan metabolisme Deksametason.
- Obat anti-inflamasi nonsteroid, seperti indometasin dapat meningkatkan resiko tukak gastrointestinal, dan dengan salisilat dapat menurunkan konsentrasi salisilat dalam serum. Anti-diabetik, seperti tiasida, furosemida dan amfoterisina B akan meningkatkan pengurangan kalium. Efek vaksin dan toksoid diminimalkan karena efek Deksametason menghambat respon antibodi.

CARA PENYIMPANAN :
Simpan dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya.

PERHATIAN :
Hati-hati penggunaan pada penderita diabetes melitus, tuberculosis, osteoporosis, kelainan mental, kardiomiopati, hipertensi, insufisiensi ginjal, wanita hamil, ibu menyusui dan anak-anak.
Penghentian terapi harus secara bertahap.
Sebelum dan selama terapi jangka panjang harus dilakukan kontrol terhadap ECG, tekanan darah, radiogram dada dan tulang punggung, kadar gula darah, hematopoieitic, keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit.


KEMASAN & NO REG. :
Kemasan     :    Ktk 100
No. Registrasi     :    GKL95

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Copyright © Article Sharing

Canvas By: Fauzi Blog, Responsive By: Muslim Blog, Seo By: Habib Blog