sediaan galenika.ppt


Download ppt
sediaan-galenika.ppt - 957 KB

sediaan galenika
adalah sediaan yang dibuat dari bahan baku yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang disari.
penyarian adalah kegiatan penarikan zat yang dapat larut dari bahan yang tidak dapat larut dengan pelarut cair yang cocok.
diingat kembali definisi simplisia, simplisia hewani, eksudat tanaman.
macam-macam sediaan galenika antara lain :
1. tinctura
2. extracta
3. infusa
secara umum penyarian dapat dibedakan menjadi :
1. infundasi
2. maserasi
3. perkolasi
4. destilasi uap
hal-hal yang perlu diperhatikan dalam sediaan galenika
1. derajat kehalusan
bagaimana simplisia dengan ukuran besar dan ukuran halus?
derajat kehalusan simplisia :
serbuk (5/8) : akar manis, daun kumis kucing, daun sena
serbuk (8/10) : dringo, kelembak, dll
2. cairan penyari
kriteria cairan penyari yang baik :
murah dan mudah diperoleh
stabil secara fisika dan kimia
beraksi netral
tidak mudah menguap dan tidak mudah terbakar
selektif yaitu hanya menarik zat berkhasiat yang dikehendaki
tidak mempengaruhi zat berkhasiat
diperbolehkan oleh peraturan
air
keuntungan
murah dan mudah diperoleh
stabil
tidak mudah menguap dan tidak mudah terbakar
tidak beracun
alamiah
kerugian
tidak selektif
sari dapat ditumbuhi kapang dan kuman
untuk pengeringan diperlukan waktu lama
etanol
lebih selektif
kapang dan kuman sulit tumbuh dalam etanol 20% keatas
tidak beracun
netral
absorbsinya baik
etanol dapat bercampur dengan air pada segala perbandingan
panas yang diperlukan untuk pemekatan lebih sedikit
kerugiannya : harganya mahal
infusa
sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada suhu 90°c selama 15 menit
infundasi adalah proses penyarian yang umumnya digunakan untuk menyari zat kandungan aktif yang larut air dari bahan-bahan nabati.
sebaiknya untuk pemakaian 24 jam
contoh resep
r/ infus ortosiphon 150
hexamin    3
m.f. inf.
s 3 dd cth i
pro : rendra (11 th)
cara pembuatan
simplisia dengan derajat halus yang cocok.
membasahi bahan baku dengan air ekstra, tambahkan air dengan volume yang sesuai.
dipanaskan pada suhu 90°c selama 15 menit dengan sesekali diaduk
serkai selagi panas melalui kain flanel
kekurangan volume infusa, ditambahkan air panas melalui ampas hingga volume yang dikehendaki
perhatian dalam pembuatan infusa
infusa yang mengandung lendir, tidak boleh diperas
co : infus daun senna, infus asam  jawa
infus simplisia yang mengandung minyak atsiri harus diserkai setelah dingin
kecuali dinyatakan lain, infusa tidak berkhasiat keras kadar simplisia 10%
kadar simplisia lainnya
kulit kina : 6 %
daun digitalis : 0,5 %
akar ipeka : 0,5 %
dll
tinctura
adalah larutan dalam alkohol atau hidroalkohol yang dibuat dari bahan tumbuh-tumbuhan atau dari bahan kimia.
kandungan alkohol : 15 - 80%
fungsi alkohol
pelarut
anti mikroba
resep standar
belladonna tinctur
belladonna fol. serbuk (b30)………...   10
spiritus encer ad ……………………..100
extractum
sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstaksi zat dari simplisia nabati atau hewani menggunakan pelarut yang sesuai, kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan masa atau serbuk yang tersisa diperlakukan sedemikian sehingga memenuhi baku yang ditetapkan.
bentuk ekstrak : ekstrak cair, kental, kering
resep standar
belladonna extract
sarilah :
belladonna fol. serbuk (b10) …………. 1000
dengan spiritus encer
maserasi
dilakukan dengan cara merendam serbuk simplisia dalam cairan penyari.
prinsip penyarian : adanya perbedaan konsentrasi antara larutan  zat aktif di dalam dan di luar sel.
jika cairan penyari air, dapat ditambahkan pengawet.
keuntungan maserasi :
cara pengerjaan dan peralatan yang digunakan sederhana dan mudah diusahakan.
kerugian :
waktu pengerjaannya lama dan pernyarian kurang sempurna
cara pembuatan dengan maserasi
10 bagian simplisia dengan derajat halus yang cocok, dimasukkan dalam bejana
dituangkan 75 bagian cairan penyari, ditutup, dan dibiarkan selama 5 hari terlindung cahaya, sambil berulang-ulang diaduk
sari diserkai, ampas diperas
tambahkan cairan penyari melalui ampas sampai diperoleh 100 bagian
bejana ditutup, dibiarkan ditempat sejuk, terlindung cahaya selama 2 hari.
endapan dipisah
modifikasi maserasi
digesti
menggunakan pemanasan lemah pada suhu 40-50 c.
maserasi dengan mesin pengaduk
remaserasi, dll
perkolasi
cara penyarian yang dilakukan dengan mengalirkan cairan penyari melalui serbuk simplisia yang telah dibasahi.
ada 3 bentuk perkolator
1. bentuk tabung
2. bentuk paruh
3. bentuk corong
pembuatan secara perkolasi
10 bag simplisia dengan derajat halus yang cocok, ditambah 2,5-5 ml cairan penyari                          selama 15 menit    (3 jam)
pindahkan ke perkolator, tuangkan cairan penyari sampai cairan hampir menetes, keran bawah ditutup
maserasi 24 jam atau yang ditetepkan
buka keran, biarkan sampai menetes dgn kecepatan 1 ml per menit
hingga 500 mg perkolat terakhir diuapkan, tidak meninggalkan sisa
modifikasi perkolasi
1. reperkolasi
2. perkolasi bertingkat

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

  • Panacea Slim - Tubuh yang langsing dan sehat merupakan idaman bagi setiap wanita, terkadang kita sibuk dengan beraktivitas setiap harinya membuat kita tidak sempat merawa...
    2 tahun yang lalu